Minyak Aromaterapi Rusak Hati & Ginjal

Thursday, November 3, 20112komentar



Minyak esensial aromaterapi umum ditemukan dalam berbagai perawatan seperti garam mandi, minyak pijat, hingga lilin aromaterapi. Namun, hati-hati. Menurut ilmuwan, minyak aromaterapi kemungkinan mengandung lebih banyak bahaya ketimbang manfaat.

Mereka mengklaim bahwa ekstrak aromaterapi yang digunakan dalam perawatan mandi, pijat atau lilin bereaksi dengan udara dan menghasilkan polutan berukuran kecil. Konsentrasi partikel-partikel yang banyak ditemukan di spa sangat berbahaya dan berisiko pada kesehatan hingga 10 kali lipat.

Para ilmuwan dari Universitas Ilmu Farmasi Chia-Nan, Tainan di Taiwan mengatakan, bahan kimia tertentu dalam minyak, mudah menguap dan bercampur dengan udara membentuk aerosol organik sekunder.

Partikel-partikel ini mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan. Polusi ini juga diketahui menyebabkan sakit kepala, mual, serta kerusakan pada hati dan ginjal. Minyak esensial umumnya diolah dari bahan organik seperti lavender, tea tree, ekaliptus, dan peppermint.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Science Engineering ini mengukur volume tertentu aerosol organik sekunder selama sesi pijat di dua spa di Taiwan. Semua minyak aromaterapi melepaskan bahan kimia polutan ke udara yang lebih pekat. Ilmuwan menyatakan, ventilasi udara yang memadai dapat membantu mengontrol kadar polutan yang dapat terhirup.

Pada tahun 2007, kelompok ilmuwan Taiwan lainnya menemukan minyak esensial dari pohon teh, lavender, dan ekaliptus di kantor juga menghasilkan sejumlah besar partikel-partikel berbahaya. Aromaterapi disebut memperburuk masalah pernapasan pada pasien paru-paru dan meningkatkan gejala asma. Selain itu, aromaterapi kerap menimbulkan iritasi dan ruam pada kulit akibat pemakaian berlebihan.

Para ilmuwan berpendapat, manfaat yang dirasakan dari minyak aromaterapi lebih banyak disebabkan efek plasebo yang membuat orang merasa lebih tenang dan rileks. Ilmuwan juga menemukan hanya sedikit bukti bahwa aromaterapu meredakan rasa sakit, menyembuhkan luka atau meningkatkan kekebalan tubuh.

Referensi: vivanews.com
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

February 6, 2015 at 8:51 AM

terimakasih atas informasinya semoga bermanfaat

March 31, 2015 at 3:41 PM

menarik sekali saya tunggu postingan selanjutnya

Post a Comment

Cara berkomentar:

Pada kotak Comment as pilih Name/URL

Name: Isi dengan nama kamu
URL: Jika kamu punya blog atau website, tuliskan alamatnya disini. kalau tidak punya maka kosongkan saja.

Klik Lanjutkan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RITJ'S BLOG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger